Harga Tanah Mahal, Pengembang Sulit Bangun Rumah Subsidi di Semarang

Perumahan murah atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Kota Semarang kini makin susah didapatkan. Hal itu dikarenakan harga tanah di Kota Semarang sudah telalu mahal bagi pengembang untuk membangun rumah murah.

Ketua DPD Real Estat Jawa Tengah, Priyanto mengatakan, di Kota Semarang hanya daerah Semarang Timur yang berpotensi untuk dibangun rumah FLPP. Namun di sana juga dirasa masih kesulitan untuk menyesuaikan harga tanah.

“Mungkin saja Perumahan Mutiara Hati di Kawasan Genuk adalah rumah FLPP terakhir yang ada di Kota Semarang. Para pengembang tentunya ingin membangun, tetapi memang terkendala harga tanah dan luasan tanah,” kata dia, Kamis (8/6).

REI Jateng menargetkan mampu membangun rumah murah sebanyak 10.000 rumah FLPP. Saat ini lebih dari separuh target sudah dialokasikan di Solo.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan akan membuka akses selebar-lebarnya kepada pengembang rumah murah agar membangun di Kota Semarang, mengingat kebutuhan tempat tinggal saat ini juga merupakan kebutuhan yang harus segera dipenuhi.

“Pengembang cari saja daerah yang sekiranya masih berpotensi, seperti Rowosari, Tugu, Mangkang dan lain-lain. Jika sudah menemukan harga yang cocok, kami akan bukakan akses ke sana bagi penghuni,” ungkapnya. (ade)

sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *